Scared

 Siapa yang tidak mau untuk menikah, apalagi diumurku yang berapa hari lagi meninjak 31 tahun. "Perawan Tua" itu stereotip masayarakat terhadap perempuan yang belum menikah diusia matang. Tahun 2025 kebelakang, aku masih berharap kepada orang lain (laki-laki) untuk menolong menghapus gelar perawan tua itu. Hari ini, aku meyakinkan diriku bahwa aku saja sudah cukup. Tidak apa-apa jika belum menikah, itu tidak akan mengurangi value aku. Aku cukup dengan fisik aku, aku cukup dengan finansialku, aku bisa mengatasi emosiku sendiri, aku bisa membantu keluargaku, aku selalu mengusahakan diriku sendiri, maka dari itu aku tidak akan meminta pertolongan laki-laki selain aku memnuhi ibadahku sebagai seorang muslim. Aku akan menikah jika ada laki-laki yang melihatku untuk dijadikan teman, partner bertumbuh, memahami value aku, paham tujuan aku, laki-laki yang aku kagum dengan value-nya, memahai satu keilmuan tertentu, paham agama.

So, let it go. 

Aku akan tumbuh menjadi versi terbaiku, tumbuh dan tubuh terus dimanapun aku berada. 

Aku selalu merasa cukup dengan diriku sendiri, aku mengusahakan diriku sendiri.

Orang lain akan selalu membandingkan dirinya dengan orang lain, tidak akan ada habisnya. jika aku lebih baik dari si a, pasti ada yang lebih baik lagi dari diriku. Jadi berjalanlah terus tanpa membandingkan. 

Aku keren, tanpa harus menjadi orang lain


Posting Komentar

In This Era. Designed by Oddthemes